Wayang Beber adalah suatu pertunjukan Wayang yang menggunakan gulungan gambar-gambar sebagai objek pertunjukan yang dipertunjukan dengan cara membentangkan gulungan gambar wayang beber tersebut. Gambar-gambar itu dilukiskan pada selembar kertas atau kain yang dibuat dari satu adegan menyusul adegan lain, berurutan sesuai dengan narasi cerita. Gambar Wayang Beber dilukis dengan teknik seni lukis tradisional, yang disebut sungging dengan cermat dan rumit. Gambar didalam gulungan tersebut biasanya terdiri atas empat adegan yang digulung dalam satu gulungan. Satu cerita Wayang Beber biasanya terdiri dari lima atau enam gulungan. Apabila akan dipertunjukkan, gambar-gambar cerita itu dibentangkan dari gulungannya. Gambar-gambar yang melukiskan cerita itu narasinya dituturkan satu demi satu oleh seorang dalang.

Pertunjukan Wayang Beber Tradisi yang masih ada saat ini masih dengan pakem tradisi yang kuat. Seperti halnya persyaratan untuk menjadi dalang Wayang Beber harus lah keturunan dari dalang sebelumnya. Selain itu harus memberikan berbagai sesaji sebelum dan selama pertunjukan Wayang Beber berlangsung dan tidak boleh dilanggar, karena dipercaya Wayang Beber peninggalan nenek moyang tersebut memiliki kekuatan magis. Cerita wayang dan musik iringannya pun tidak banyak berkembang sehingga setiap pertunjukan Wayang  Beber tradisi tersebut terkesan monoton tidak seperti Wayang Kulit yang terus mengalami perkembangan dan inovasi baru. Lambat laun keadaan Wayang Beber Tradisi menjadi semakin langka dan sudah jarang diketahui masyarakat menjadi kurang mendapat tempat di hati masyarakatnya. Dikarenakan sebagai seni pertunjukan, walau pun istimewa, Wayang Beber dimulai tidak lagi praktis dan tidak menarik karena hanya menceritakan gambar-gambar mati atau gambar yang tidak bergerak. Akibatnya, Wayang Beber yang pada masa lalu pernah popular dalam kehidupan masyarakat Jawa kini menjadi langka dan hampir punah

Walaupun keadaan Wayang Beber semakin langka, tetapi kini ada komunitas-komunitas pendukung seni pertunjukan Wayang Beber. Seni pertunjukan Wayang Beber ini, tidak seperti yang ada sebelumnya karena sudah terdapat perubahan-perubahan dari unsur gambar, cerita dan juga iringan musiknya sehingga bentuk pertunjukannya menjadi Wayang Beber Kontemporer. Seperti yang diakukan oleh Komunitas Wayang Beber Metropolitan yang ada di Jakarta.

Iklan